luhanay blog Follow Dash Owner

Minggu, 29 September 2013

I Like You Neoreul Saranghae - FF Thunder "MBLAQ" - Sulli "f(x)" Part 4

I Like You Neoreul Saranghae

Part 4
***
            “Beberapa hari ini kau terlihat berbeda, kau juga tidak bertemu lagi dengan dia. Kenapa?” “Bertemu lagi dengan dia? Untuk apa! Sudahlah, jangan bicarakan lagi dia dihadapanku. Aku sudah melupakannya, kau bilang aku tidak harus mengingatnya lagi kan?” “Iya, itu benar. Untuk apa memikirkan orang seperti itu, membuat pusing saja! Lalu bagaimana dengan Thunder? Bukankah akhir-akhir ini kalian jadi dekat, apa pendapatmu tentang dia?” “Entahlah aku tidak tahu, sepertinya aku menyukainya. Dia selalu baik padaku, menyemangatiku, dan selalu membuatku merasa nyaman bersamanya. Seakan-akan semua adegan kami dalam drama ini adalah nyata!” “Kalau begitu kenapa kalian tidak benar pacaran saja? Agar seperti dalam drama ini!” “Hah apa katamu? Diamlah, bagaimana jika orang lain dengar?” “Mendengar apa?” Thunder tiba-tiba datang, “Astaga! Kau mengagetkanku saja” “Maaf, aku tidak berniat seperti itu!” “Ada apa kau kesini?” “Aku hanya menjemputmu, ayo shootingnya akan mulai!” “Baiklah, ayo!” Sulli menggandeng tangan Thunder dan pergi meninggalkan Amber. “Kami pergi dulu” Thunder tersenyum pada Amber, “Hah, anak itu ada-ada saja! Kemarin dia menangis sampai matanya bengkak, sekarang dia sudah ceria lagi, dasar!”.
            “Tidak kusangka!” manager Joon memperhatikan Thunder, “Apa?” Thunder sedikit marah diperhatikan olehnya. “Lihat kau sekarang, begitu bahagia” “Apa yang kau maksud, bicara yang jelas!” “Maksudku kau dan Sulli, bagaimana?” “Ah itu pertanyaan yang bagus sekali, aku dan Sulli sekarang? Hubungan kami sekarang, entahlah aku tidak tahu apa hubungan kami sekarang. Yang jelas kami ini sudah dekat, bahkan semua adegan-adegan dalam drama itu seakan-akan adalah nyata!” beranjak dari kursi dan berjalan mendekati jendela, “Aku tidak menyangka kau akan mendapatkan impianmu sejak dulu!” “Aku juga lebih tidak menyangka lagi, tapi kukira hubungan kami masih sebatas teman main dalam drama. Sulli belum bersikap lebih padaku!” berjalan mendekati Joon lagi, “Ah kau ini!” Joon melempar Thunder dengan bantal, “Awh! apa-apaan kau ini?” “Tenanglah. Dia pasti sama seperti mu, tunggu saja. Dia pasti juga menyukaimu, kau boleh pegang kata-kataku ini!” “Aku harap juga begitu!”.
Hari demi hari berlalu. Banyak adegan yang sudah selesai, menjadi episode-episode. Dan tidak terasa juga episode itu sudah mencapai akhir, dengan begitu drama ini juga selesai.
            Penayangan perdana drama ini disambut baik oleh para penonton, rating nya pun tidak disangka bagus sekali. Dengan kata lain, ‘Drama ini berhasil’.
            “Sebelum drama ini popular dan terkenal seperti sekarang ini, bukankah Nona Sulli digosipkan berpacaran dengan penyanyi dan actor Choi Minho. Tapi sekarang sepertinya gossip itu tidak terdengar lagi, apa hubungan kalian sengaja disembunyikan dari media?”  “Sebenarnya Saya dan Choi Minho tidak berpacaran seperti yang telah digosipkan, kami hanya sebatas teman lawan main dalam drama!”  “Benarkah begitu? Lalu bagaimana dengan bukti-bukti yang juga sudah menyebar, kalian sering jalan bersama bahkan setelah shooting drama itu berakhir?”  “Seperti yang telah Saya bilang, kami hanya teman. Teman juga sering jalan bersama kan?”  “Baiklah, dan sekarang drama ini sudah menjadi drama favorit. Bahkan ratingnya sampai mengalahkan rating drama baru Choi Minho, bagaimana perasaanmu?”  “Melihat drama yang Saya bintangi sukses, tentu saja itu merupakan sebuah hadiah dan menjadi kebanggaan tersendiri bagi Saya!”   “Tapi sekarang beredar gossip lagi kalau kau kembali terlibat cinta lokasi denga lawan mainmu dalam drama ini, bagaimna itu?” Thunder kaget dan langsung menatap Sulli yang duduk disebelahnya dengan tatapan aneh tapi sedikit berharap. Sulli tersenyum, “Terlibat cinta lokasi?”, Sulli melihat kearah Thunder dengan senyuman malu lalu berkata, “Sayang, bagaimana ini? Rupanya kita sudah ketauan!”,  Haha .. perkataan yang dikatakan Sulli membuat semua orang kaget, bahkan Produser, Sutradara, dan pemain lainnya juga kaget dan akhirnya tertawa. “Hah apa?” Thunder terlihat sangat kaget sekali disana, lalu dengan lembut Sulli memegang tangan Thunder dan berkata, “Bisa dikatakan seperti itu, karena memang munkin kami benar terlibat cinta lokasi!”  “Jadi gossip itu benar?”  “Iya benar, dan sekarang kami sudah resmi berpacaran. Bukan begitu, sayang?” Sulli menatap Thunder, “Benar sekali, kami memang terlibat cinta lokasi dan sekarang kami resmi berpacaran!”  akhirnya Thunder menjawab dengan senyuman, dan membuat jumpa pers itu lebih ramai dengan pertanyaan seputar hubungan mereka.
            “Tadi …” “Iya kenapa?” Thunder menatap Sulli, “Apa tanggapan mu tentang perkataanku tadi?” “Apa yang kau katakana itu benar?” “Iya, aku berkata benar!” Sulli memandang Thunder, “Benarkah?” Thunder meanajkan tatapannya, “Thunder, mau kah kau menjadi pacarku?” “Aku tidak mau!” Thunder memalingkan wajahnya, “Kenapa?” Sulli menatap Thunder kaget, “Aku tidak mau kita berpacaran jika kau yang menembakku, mau ditaruh dimana harga diri laki-lakiku jika orang tau kau yang menembakku untuk menjadi pacarmu? Jadi, biar aku saja yang melakukan itu. Tunggu sebentar!” Thunder berlari pergi meninggalkan Sulli. “Hei, kau mau kemana?” Sulli tidak mengerti apa yang akan dilakukan Thunder.
            Tidak lama, Thunder datang dengan membawa seikat bunga dan sebuah kotak kecil. Lalu dia berlutut dihadapan Sulli, “Aku menyukaimu, bahkan jauh sebelum debut aku sudah menyukaimu. Sejak kita SMA, aku sudah menyukaimu!” “Sejak kita SMA? Apa kita dulu satu SMA?” “Iya, dulu kita satu SMA, aku yakin kau tidak mengetahuinya. Tapi itu tidak penting, karena yang terpenting sekarang adalah aku menyukaimu. Aku sangat menyukaimu, sampai-sampai rasa cinta itu berubah menjadi rasa cinta yang membuatku gila. Dan aku tidak mau gila, jadi oleh karena itu, maukah kau menjadi pacarku?” Thunder memberikan seikat bunga itu dan membuka kotak kecil yang ternyata berisi cincin kepada Sulli, Sulli tersenyum. “Iya, tentu saja!” Thunder tersenyum dan langsung memeluk Sulli, “Maafkan aku karena sampai tidak tahu kalau kita satu SMA dulu, aku sangat minta maaf!” “Sudah kubilang tidak apa-apa, karena sekarang kau menjadi pacarku, benarkan?” Thunder mengacungkan cincin itu, “Terimakasih” Sulli tersenyum dan mengacungkan jari manisnya, Thunder lalu memasangkan cincin nya, dan … mereka berpelukan.

- TamaT -

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

iklaan

SUPER JUNIOR