luhanay blog Follow Dash Owner

Minggu, 12 Januari 2014

FF EXO-K D.O - Must Leave



Pertama-tama, syifa ucapkan Saengil chukha hamnida untuk D.O oppa yang tanggal 12 Januari 2013 ini berulang tahun yang 21. Semoga panjang umur, bahagia selalu, tambah pintar masak, tambah ganteng, tambah dewasa, dan yang penting adalah sehat selalu agar suara emasnya tetap menjadi emas bagi EXO.
Yang kedua adalah langsung saja pada tujuan inti, karena syifa sangat tidak bisa berbasa-basi. Yaitu permohonan maaf syifa sebagai -EXO-TICS. Karena syifa keluar sebagai EXO-Tics.
Banyak pertimbangan yang syifa fikirkan, banyak juga yang mempengaruhi syifa untuk berhenti menjadi fans EXO, yang menyemangati EXO. Karena syifa juga sudah tidak bisa menjadi EXO-Tics yang baik, maka dari itu dari pada syifa memberikan hal yang buruk bagi EXO-Tics dan khususnya bagi EXO sendiri, lebih baik syifa keluar.
Tidak banyak yang bisa syifa jelaskan, alasannya kenapa, bagaimana, maupun apa yang terjadi. Syifa hanya merasakan sesuatu, dan sesuatu itu adalah perasaan yang mungkin hanya fiktif. Syifa merasa seolah-olah syifa dan D.O adalah sebagai pasangan kekasih, walaupun sebenarnya D.O hanya bias syifa di EXO saja. Tapi entah kenapa perasaan ini sangat mengganggu syifa, sampai akhirnya terciptalah FF ini.
FF hadiah ulang tahun untuk D.O oppa Saengil Chukha Hamnida, saranghae yeongwonhi


Tittle      : Must Leave

Genre   : tanpa genre
Author  : Cifcif Rakayzi
Cast       :
-                             D.O “EXO”
-                            Syifa
Prolog.
Sejak 2011 lalu, sejak pertama kali mereka bertemu, mereka menjalin cinta.

D.O prov.
“Apa yang akan dia lakukan sampai aku harus meninggalkan latihanku, sudah tahu EXO sangat sibuk akhir-akhir ini!” aku menggerutu. Hanya berdiri diam memperhatikan hujan yang turun semakin lebat ddan perlahan membasahi bajuku, “Kenapa lama sekali dia! Dingin sekali disini, aigoo dasar yeoja babo!” aku hanya menutupi kepalaku dengan kupluk dari jaketku sambil terus menunggunya datang, walaupun kakiku sudah rasanya beku.
“Oppa!” akhirnya aku mendengar suara yeoja itu dari belakang, “Yak! Kenapa lama sek_” aku terdiam tidak bisa melanjutkan perkataanku saat berbalik dan melihatnya. Neomu yeppeo. “Oppa, mianhae. Kau pasti sudah lama menungguku, kau marah?”                                           “Aa..aku tidak ingat kau secantik ini!” kuperhatikan dia dari atas sampai bawah, benar. Neomu yeppeo. “Kau memang tidak pernah memperhatikanku! Sudahlah, ayo cepat masuk, Oppa pasti sudah hampir beku kan?” aku hanya mengangguk saat dia menarik tanganku masuk kedalam.

Author prov.
“Yak! Dasar yeoja babo, memangnya seberapa penting hal yang kau akan bicarakan daripada latihanku? Cepatlah bicara, aku tidak bisa lama keluar. Nanti Suho hyung marah kalau tahu aku kabur dari latihan!”
“Oppa, apa kau ingin cepat aku mengatakannya?”
“Iya, palli!” D.O langsung memberikan tatapan dinginnya. “Keundae, bisakah kita lebih lama disini? Aku mohon hanya untuk hari ini, dan jangan langsung pada hal yang akan kubicarakan. Ne?”
“Aissh .. geurae, karena kau sangat can_ eumh maksudku karena diluar juga hujan. Jadi kau mau kita melakukan apa sekarang?”
“Bagaimana kalau kita berfoto?”
“Wae? Kau tahu aku tidak terlalu bisa bergaya didepan kamera!”
“Hanya untuk kali ini saja, yaksokhae!” aku memegang kedua tangannya, berharap dia mau menurutiku. Untuk kali ini. “Ah ne, palli kita berfoto!” D.O mendekat pada syifa dan memasang gayanya, syifa juga. Krek .. mereka berfoto beberapa kali.
                Beberapa jam kemuadian.
Setelah mereka melakukan banyak hal. Berfoto, makan bersama, dan lainnya. Tiba-tiba D.O mendekat, melingkarkan tangan kanannya dipinggang syifa, sedikit memeluknya. Terus mendekat, sampai bibirnya menempel dibibir syifa. “Oppa!” syifa mendorongnya pelan, hanya untuk menjauhkannya dari hadapan.
“Waeyo chagi?”
“Bukankah oppa tadi ingin cepat aku mengatakan yang akan kukatakan, baiklah sekarang aku akan mengatakannya”
“Oh ne, katakanlah!”
“Saranghae oppa!”
“Haha ... hanya itu yang ingin kau katakan padaku? Ne, nado saranghae”
“Aku sangat mencintaimu oppa, sangat sangat mencintaimu, sampai aku harus men_” dreet..dreet handphone D.O tiba-tiba bergetar. “Yobeoseyo ... Oh ne hyungnim, aku akan segera kesana ... Ne ... Mianhae hyung ... geurae ... Gomawo hyung” lep. D.O menutup telfonnya.
“Nugu?”
“Suho hyung, gwaenchana dia hanya menanyakan aku dimana”
Oh ne, tapi oppa boleh aku bertanya padamu?”
“Mwo chagi?”
“Apa kau mencintaiku?”
“Tentusaja, aku sangat mencintaimu!”
“Oppa, tapi apa Oppa tahu kalau selama ini aku kesepian walaupun aku selalu bersamamu? Apa oppa tahu perasaanku saat melihatmu bersikap biasa saja bahkan hampir dingin padaku?”
“Tunggu, apa yang kau katakan ini?”
“Selama hampir 2 tahun aku menyukaimu, aku mencintaimu, terus mencintaimu. Aku mendukung apapun yang kau lakukan aku selalu mendukungmu, aku tidak pernah marah padamu bahkan saat kau dikerumuni yeoja-yeoja cantik sekalipun. Aku selalu mencintaimu oppa, tapi aku lelah selalu seperti ini. Oppa kadang bersikap seolah-olah tidak mempunyaiku, hanya mementingkan perasaan pribadimu saja. Rasanya oppa lebih mementingkan member EXO dari pada aku!”
“Chagiya, kau harus menger_”
“Ya aku tahu, Oppa. Kau memang harus memperhatikan mereka, harus sangat memperhatikan mereka. Tapi apakah harus selalu seperti ini? Sikapmu yang selalu ceuk, diam, dan dingin padaku apakah mencerminkan kalau aku adalah pacarmu? Setidaknya kau tidak boleh bersikap seperti itu padaku, arachi?”
“An ara, sebenarnya maksudmu apa?”
“Aku mau putus denganmu!”
“Mwo?”
“Oppa, kau tidak salah apapun padaku. Kau juga tidak selalu mengecewakannku, tapi ada saatnya aku capek dengan keadaan seperti ini. Saranghae oppa!”
“Lalu kalau kau mencintaiku kenapa kau minta putus padaku?”
“Oppa, kau pernah mendengar istilah Jika cinta itu tidak harus selalu memiliki kan? Jadi biarlah kita seperti ini, aku akan tetap mencintaimu sampai kapanpun Oppa. Dengan kita tidak menjadi kekasih, aku akan jauh lebih mencintaimu”
“Aa..aku tidak mengerti dengan apa yang kau maksudkan, tapi mianhae. Jangan berhenti menjadi pacarku, saranghae. Tetaplah menjadi yeojacingu ku, aku mohon!”
“Setidaknya aku pernah menjadi pacarmu, oppa. Jangan memohon seperti itu!”
“Apa salahku? Apa yang kuperbuat? Aku tidak membuat skandal dengan yeoja lain selain dirimu, chagiya. Waeyo?”
Dahulu aku sangat bahagia, dan sering tersenyum. Saat-saat bersamamu begitu berharga bagiku. Tapi sekarang lebih baik jika Oppa tidak bersamaku, aku hanya akan menjadi beban bagimu. Bagi karirmu”
“Tidak, kau tidak akan pernah menjadi beban bagiku. Percayalah!”
“Mianhae oppa, neomu mianhae. Aku harus pergi sekarang, jangan mencariku lagi. dan tetaplah ingat kalau aku selalu mencintaimu sampai kapanpun!”
“Apakah ada orang ketiga antara kita?”
“Mwo?”
“Kau mencintai orang lain?”
“Em... ne! Ada orang lain, aku mencintai orang lain sekarang. Aku kesepian oppa, mengertilah!”
“Nugu?”
“Oppa!”
“Nugu?” D.O menahan tanganku erat. Menatapku lekat, seakan tidak membiarkan ku pergi dari hadapannya. “Leo”
“Lead. Vocal VIXX?”
“Ne, wae?”
“Akurasa dia tidak lebih baik daripadaku, dia begitu pemalu dan walaupun dia juga lead. Vocal tapi suaranya lebih bagus aku. Apa yang bisa kau ambil daripada nya?”
“Aku mencintainya!”
“... jinja?”
“Ne, aku mencintainya. Tapi aku lebih mencintaimu oppa, percayalah. Dan biarkan aku pergi!”
 “Kau benar, aku juga tidak lebih baik untukmu. Aku selalu membuatmu kecewa, neomu mianhae..” sekarang D.O tidak lagi erat memegang tanganku, perlahan tangannya lepas dari tanganku. Dia menunduk, tidak lagi menatapku. Seakan sudah kalah darinya. ”Baiklah, aku pergi!” Syifa benar-benar melepaskan tangan D.O sekarang. Dia berjalan pergi. “Saranghae chagi! Kajima ... mianhae ...” Syifa menghentikan langkahnya, dia berbalik dan kembali pada D.O. menatapnya dan Chu- dia langsung menciumnya, dan pergi. Kali ini benar-benar pergi.

Syifa prov.
D.O-ah, saranghae. Mian aku memanggilmu seperti itu. Aku suka kalau wajahmu marah padaku, mian Oppa. Haha ...” bayangan saat aku bersamanya tiba-tiba muncul dihadapanku. Membuatku berfikir apakah harus kembali atau terus berjalan meninggalkannya.
"Tidak ada orang ketiga antara kita, siapa LEO - VIXX itu? bahkan aku tidak mengenalnya. Aku hanya menggunakannya untuk membuatmu melepas ku, membenciku, karena dengan membenciku akan lebih baik untukmu"

Oppa, saranghae. Dari pertama aku melihat EXO, mataku sudah tertuju padamu. Yah, kau yang bernanyi dengan nada tinggi saat itu di lagu MAMA. Aku menjadi EXO-TICS karenamu, karena ada dirimu. Sejak saat itu aku merubah fandomku menjadi EXO-Tics, dan mendukung EXO. Tapi entah spertinya aku salah sudah meninggalkan fandom lama ku, karena aku dengan menjadi EXO-TICS juga tidak lebih baik. Jadi mungkin lebih baik aku tidak lagi menjadi EXO-TICS dan kembali pada fandomku dulu. Neomu mianhae EXO. Gamsahamnida sudah memberikanku sebuah kebahagiaan yang tidak terlupakan. Aku tidak akan melupakan kalian, ke-12 oppa ku, dan terutama biasku, D.O oppa. Sarangahae
Jangan menoleh padaku lagi, jangan menoleh padaku yang tengah berurai air mata. 
Air mataku mungkin akan mengecewakanmu, yang tengah berusaha melupakanku. 
Jangan sekalipun berbalik, tolong jangan menoleh lagi padaku dalam duka”
Karena aku masih mencintaimu. Jangan menoleh, jangan pernah menoleh lagi”
“Alangkah bodoh dan tak bergunanya aku.  Tak bisa mempertahankan senyum manismu.  Aku masih lugu saat itu yang tidak paham akan cinta. Tak usah kaumaafkan aku”
 

Sebelumnya syifa mohon maaf atas postingan syifa ini, bila ada yang tersinggung / marah / atau apapun, syifa sangat minta maaf. Tidak ada maksud lain dari postingan ini, syifa hanya numpang curhat aja. Mohon maaf sekali.
Dan juga silahkan jika kalian mau komentar apapun tentang ini, syifa akan terima. Terimakasih
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

iklaan

SUPER JUNIOR