luhanay blog Follow Dash Owner

Selasa, 02 Januari 2018

[FF] Kim Glory Company Chapter 2



Tittle : Kim Glory Company
Genre : Drama, Marriage life, Family life || Rate : PG-15 || Length : Chapter
Cast : Kim Jiwon, Kim Hanbin, Kim Donghyuk, Lee Hyein, Koo Junhoe, Song Yunhyeong, Kim Jinhwan, Kim Jisoo, Lee Hayi, Han Yeojin, Choi Jaehyung, Tn.&Ny.Kim, support cast
Disclaimer : Cerita milik saya, dengan beberapa bagian diambil dari drama Taiwan. Fiction cast juga milik saya. Idol cast adalah ciptaan Tuhan YME. dan milik keluarga beserta agensinya.
Summary : ‘Hold my hand, and give your smile. I’ll be your mine’
                                                         Author : Cifcif rakayzi
======= ======= ======= ======= ======= ======= =======



Chapter 2

Mobil itu masih melaju. Dan suasana hening di dalamnya pecah saat Lee Hyein kembali mengeluarkan pertanyaannya, membuat Kim Jiwon bersiap mengendalikan emosinya. Mungkin disini Hyein tidak salah jika dia terus bertanya, dia tidak mengerti masalah apa yang sedang terjadi dan melibatkannya sekarang. Tapi entah kenapa, malah Kim Jiwon yang marah. Dia seperti kehilangan cara untuk mengendalikan dirinya saat mendengar perempuan itu bicara.
“Bisakah kau berhenti bertanya padaku?” Jiwon menghembuskan nafasnya dan menatap Lee Hyein, membuat Sekretaris Jung kembali mencuri pandang dari kaca spion, berharap mereka tidak lagi bertengkar dan membuyarkan konsentrasinya menyetir.
“Aku masih tidak mengerti kenapa aku harus menjadi tunanganmu?”
“Karena aku sudah mengatakan pada semua wartawan kalau kau adalah tunanganku, dan jangan tanyakan lagi kenapa aku melakukannya.” Jiwon memalingkan tatapannya, beralih menatap jalanan di depannya.
“Tapi aku bukan tunanganmu yang berinisial H itu, dan juga aku sama sekali tidak mengenalmu Tuan. Jadi bagaimana mungkin aku bisa menerima untuk menjadi tunanganmu?”
“Lalu aku harus bagaimana? Membawa tunanganku kembali dari pemakamannya dan mengatakan kalau dialah sebenarnya tunanganku, apa itu yang kau inginkan?” Jiwon kembali menatap Hyein dengan nada suaranya yang sedikit naik. Dan Chanwoo kembali melirik Presdir Kim dari spionnya.
“Tidak, bukan begitu maksudku. Hanya saja, aku tidak bisa menerima permintaan Ayahmu untuk menjadi tunanganmu. Aku tidak mau terlibat masalah seperti itu.”
Tidak ada jawaban, Kim Jiwon memainkan ponselnya. Lalu beberapa detik kemudian, dia memberikan ponsel itu pada Hyein. “Lihatlah, kau sebenarnya sudah masuk dalam masalah itu.” Jiwon menunjukkan artikel yang sudah tersebar di internet sejak dia mengklarifikasi tunangannya.
“Hah? Asataga....” Lee Hyein membulatkan matanya melihat layar ponsel itu. Bukan tulisan artikel itu yang membuatnya membulatkan mata, tapi foto dirinya yang memakai handuk dalam rangkulan Kim Jiwon. “Aku benar-benar tidak sadar kalau aku hanya memakai handuk saat itu, dan foto ini sudah dilihat semua orang sekarang. Bagaimana ini? Apa kau bisa menghapus semua berita ini?”
“Tidak akan ada yang bisa. Walaupun ada, mungkin semua orang sudah terlanjur melihatnya. Dan pasti besok, foto itu akan menjadi halaman depan semua koran.”
“Apa? Apa kau gila? Bagaimana aku bisa jadi seperti ini, kenapa harus aku yang kau katakan tunanganmu. Woah, di foto ini aku terlihat seperti benar-benar tunanganmu yang kau sembunyikan. Dan aku hanya memakai handuk, bersamamu di hotel, lengkaplah beritanya. Semua orang akan membicarakanku. Mau disimpan dimana wajahku? Astaga.” Lee Hyein hanya terus menekan layar ponselnya, melihat banyaknya berita tentang dirinya sekarang. Dan dia tidak bisa melakukan apapun untuk itu.
“Lee Hyein-sshi,”
“Hemh... apa?” Hyein melirik Jiwon malas, dia sudah lemas dengan semua yang terjadi hari ini. Tiba-tiba dan menyeramkan, sama sekali tidak pernah dia bayangkan.
“Maaf untuk itu,” Jiwon menghindari tatapan Hyein, dan mencoba menurunkan harga dirinya untuk minta maaf. Sesuatu yang tidak dia lakukan pada orang lain, selain pada Ayahnya.
“Apa?”
“A-aku minta maaf karena mengenalkanmu sebagai tunanganku, dan maaf karena sudah membawamu dalam masalah ini. Aku sama sekali tidak berfikir akan berakhir seperti ini,”
Tidak ada jawaban.
Jiwon menggerakan kepalanya melirik Hyein, dan dengan cepat melempar tatapannya saat mata mereka bertemu. Lee Hyein ternyata masih menatapnya.
“Aku tidak tahu harus bagaimana sekarang, semuanya sudah tahu kalau aku tunanganmu. Tapi apa yang akan terjadi jika aku menerima tawaranmu?”
“A-apa?” Jiwon melirik Hyein ragu.
“Jika aku menerima tawaranmu, dan aku menjadi tunanganmu, apa pernikahan yang dikatakan Ayahmu akan benar-benar terjadi?”
“Sebenarnya pernikahan itu sudah ditetapkan, setelah pertunanganku dengan Han Yeojin. Dan kami akan mengumumkan pernikahan itu pada publik. Tapi sekarang pertunanganku sudah terungkap, jadi pernikahan itu harus terjadi,”
“Dan apa pernikahan itu sekarang menjadi... harus denganku?”
Jiwon melirik Hyen sekilas, lalu melempar tatapannya ke arah lain. Dia mengangguk. “Sayangnya, iya. Maafkan aku.”
Lee Hyein menelan ludahnya berat, bayangan-bayangan tentang pernikahan yang di luar pikirannya sekarang melayang-layang dalam kepalanya. Rasanya mual. Sesuatu sebesar ini tidak pernah dia bayangkan akan terjadi begitu tiba-tiba.
“Jadi, Nona Lee Hyein, apa kau mau menikah denganku?” Jiwon menarik pandangannya kembali menatap perempuan itu.

-bersambung-
 













Tidak ada komentar:

Posting Komentar

iklaan

SUPER JUNIOR